Inapsys TalentSuite


( Human Resources Management System )

Sistem Informasi Manajemen SDM

 

Latar Belakang

Sebelum abad ke-19 otomasi di dalam industri hampir sepenuhnya dikerjakan oleh pekerja. Pada waktu itu para pekerja dipandang sebagai cost, karena tujuan didirikannya industri di waktu itu adalah meraup untung dari tiap-tiap komoditas yang dihasilkan.

Pada awal abad ke-19 mesin uap dikembangkan dengan lebih kompleks oleh James Watt dibanding para penemu pendahulunya. Sehingga pada akhir pengembangan zaman ini berakhir pada pengurangan jumlah pekerja dalam industri dengan alasan biaya (cost) dan mesin lebih murah serta berlipat-lipat lebih efisien dari pada mempekerjakan manusia. Hal ini disebabkan pekerja yang tidak lain adalah manusia memiliki jam-jam efektif dan juga dipandang sebagai alat produksi yang dinamis / tidak tetap.

Pada zaman awal revolusi industri inilah diterapkan konsep pemberdayaan manusia dengan nama personal management atau manajemen personalia. Ciri-ciri yang paling jelas dari manajemen personalia ini adalah pekerja dipandang sebagai biaya (cost), sehingga kebijakan-kebijakan lebih diutamakan kepada penekanan biaya (cost). Selain itu dalam teori McGregor, lebih ditegaskan mengenai teori X. Teori tersebut menyatakan bahwa pekerja itu memiliki kecenderungan untuk curang dan malas dalam bekerja sehingga diperlukan pengendalian dan supervisi.

Sehingga dalam manajemen personalia menggunakan chain of command yang lebih banyak bertumpu pada supervisi dan mempekerjakan pengawas untuk mengawasi para pekerja. Sehingga cukup mandor yang memberi laporan pada kepala pengawas, penerapan manejemen personalia ini kebanyakan berakhir pada tahun 1960-1970an, karena kebutuhan dalam industri semakin kompleks dan tidak hanya diperlukan pekerja yang digunakan kemampuan fisiknya saja melainkan juga kemampuan berpikirnya. Namun tidak jarang, di beberapa wilayah di dunia bahkan di Indonesia masih menerapkan manajemen personalia karena kebutuhan industri terkait tidak memerlukan manajemen yang lebih kompleks.

Selanjutnya pada tahun 1970-1980an dimulailah era baru dalam sumber daya manusia (human resources), penggunaan manajemen personalia mulai ditinggalkan dan mulai beralih pada manajemen sumber daya manusia (human resources management). Di sini pekerja dipandang sebagai aset perusahaan. Sebagai aset, tentu perusahaan akan memilih mereka-mereka yang memiliki kemampuan tertentu. Sehingga pada zaman ini banyak berkembang teori mengenai manajemen, terlebih manajemen sumber daya manusia (human resources management) karena jumlah pekerja yang sudah tidak dalam hitungan puluhan namun ratusan bahkan ribuan.

Besar atau kecil sebuah perusahaan, karyawan tetaplah menjadi salah satu asset yang harus dikelola dengan tepat. Unsur manusia merupakan faktor yang sangat penting untuk mengembangkan Perusahaan dan sebagus apapun sistem yang dibuat, ditentukan oleh orang yang ada dibelakangnya. Oleh karena ilmu yang berkaitan dengan Human Resources Development berkembang pesat, Pimpinan Perusahaan yang baik akan sangat memperhatikan strategi di bidang pengembangan sumber daya manusia ini. Pada saat ini telah terjadi transformasi terhadap Human Capital Management, dimana manusia sebagai ‘Engine’ dalam proses transformasi dimana karyawan bukan lagi sebagai ‘Costs’ namun sebagai ‘Human Capital’ yang memberikan nilai tambah pada perusahaan, dengan adanya inovasi-inovasi. Hasil dari transformasi manusia yang dipandang sebagai biaya dan indikator keberhasilan adalah efisiensi, inovatif & value creation.

Pengembangan Human Capital

Strategi pengembangan Human Capital untuk menciptakan nilai tambah dan keberlanjutan perusahaan.

  • Internalisasi Corporate Culture
  • Memastikan pelaksanaan Good Corporate Governance
  • Mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) profesional sebagai human capital yang produktif dan prudent
  • Menciptakan Pemimpin (Leader) sebagai role model & people manager
  • Menegakkan dan meningkatkan kepatuhan hukum
Pengembangan Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia adalah salah satu faktor yang sangat penting bahkan tidak dapat dilepaskan dari sebuah organisasi, baik institusi maupun perusahaan. Sumber daya manusia juga merupakan kunci yang menentukan perkembangan sebuah organisasi ataupun perusahaan. Pada hakikatnya, sumber daya manusia berupa manusia yang dipekerjakan di sebuah organisasi atau perusahaan sebagai penggerak, pemikir dan perencana untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan tersebut.Hingga saat ini perkembangan terbaru memandang karyawan bukan sebagai sumber daya belaka, melainkan lebih berupa modal atau aset bagi organisasi atau perusahaan.

Kemudian muncullah istilah baru di luar H.R. (Human Resources), yaitu H.C. (Human Capital). Di sini sumber daya manusia dilihat bukan sekadar sebagai aset utama, tetapi aset yang bernilai dan dapat dilipatgandakan, dikembangkan (bandingkan dengan portfolio investasi) dan juga bukan sebaliknya sebagai liability (beban biaya / cost).

Pengertian sumber daya manusia dapat dibagi menjadi dua, yaitu pengertian mikro dan makro. Pengertian sumber daya manusia secara mikro adalah individu yang bekerja dan menjadi anggota suatu perusahaan atau institusi dan biasa disebut sebagai pegawai, buruh, karyawan, pekerja, tenaga kerja dan lain sebagainya.

Sedangkan pengertian sumber daya manusia secara makro adalah penduduk suatu negara yang sudah memasuki usia angkatan kerja, baik yang belum bekerja dan ataupun yang sudah bekerja. Secara garis besar, pengertian Sumber Daya Manusia (SDM) adalah individu yang bekerja sebagai penggerak suatu organisasi, baik institusi maupun perusahaan dan berfungsi sebagai aset yang harus dilatih dan dikembangkan kemampuannya.

Inapsys TalentSuite
HRMS ( Human Resources Management System ) HCMS ( Human Capital Management System ) HCIS ( Human Capital Information System ) Sistem Informasi Manajemen SDM

Inapsys Indonesia menciptakan suatu sistem Inapsys TalentSuite (Human Resources Management System) / HCMS (Human Capital Management System) untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan dalam layanan dengan konsen pengetahuan menganai rutinitas dan prosedur yang khas dari sebuah perusahaan serta membatasi nilai tersebut keluar dari ketentuan perusahaan.

Inapsys TalentSuite merupakan sistem yang menjembatani pengelolaan/ pengembangan data informasi sumber daya manusia berbasis otomatisasi (automation) yang terintegrasi satu dengan lainnya sebagai penunjang pendataan manajemen informasi berbentuk modul berdasarkan kebutuhan. Pengelolaan sumber daya manusia yang baik dapat memberikan wawasan dan fokus yang dapat menetukan strategi aktivitas penambahan nilai yang mendukung bisnis.

Sistem ini dapat membantu dalam proses pelayanan perusahaan seperti proses recruiting, pengelolaan pengajuan-pengajuan yang sifatnya untuk pengelolaan sumber daya seperti recruitment & selection, organization development, human resource, employee self service, payroll & time labour, time management, learning, health & safety, perfomance management, dan talent management.

Dashboard Grafik
Dashboard Inapsys TalentSuite
Evaluate Modul
Evaluasi Skoring
Modul Tracking EMP
Data Karyawan
Jika kita berbicara tentang Human Capital Management System, maka kita akan menemukan masih banyaknya suatu pengelolaan Human Capital Management dengan cara-cara manual seperti proses recruiting, pengelolaan absence, pengelolaan pengajuan-pengajuan yang sifatnya untuk pengelolaan sumber daya seperti pengajuan cuti, SPJ dan lain sebagainya. Bahkan tingkat aksesibilitas yang tinggi dengan kemajuan teknologi sekarang, katakanlah bahwa handphone yang berguna sebagai sarana komunikasi kini berubah fungsinya sebagai smartphone dimana fungsinya sudah tidak hanya sebatas komunikasi tetapi bisa berguna sebagai asisten dan media sosial.

Fitur Inapsys TalentSuite

Manfaat

Manfaat yang anda peroleh dengan adanya Inapsys TalentSuite yaitu :
  • Recruitment & Selection

    pada setiap proses recruitment & selection bersifat komprehensif dan sportif.

  • Kerangka Kerja

    Dapat membentuk kerangka kerja yang disusun menggunakan sistem sehingga mampu mendorong mobilitas perusahaan.

  • Pengembangan & Potensi Karyawan

    Mampu mengelola dan menggali kemampuan pada individu tenaga kerja (karyawan, pegawai, buruh dan manajer).

  • Sistem Payroll Otomatis

    Sistem payroll dengan kemampuan cepat, akurat dan efisien yang dirancang dengan sistem otomatis berskala dan fleksibel terhadap kebijakan perusahaan.

  • Manajemen Dokumen

    Pengelolaan dokumen perusahaan secara sistematis jangka panjang dengan rekam digital yang mudah untuk diakses.

  • Pelatihan & Kepatuhan Perusahaan

    Mempersiapkan kebutuhan pelatihan terhadap karyawan dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perusahaan.

  • Manajemen Waktu

    Mengatur waktu dalam seluruh kegiatan / keperluan perusahaan yang sangat efektif dan efisien untuk perusahaan.

  • Keselamatan & Kesehatan

    Memberikan fasilitasi jaminan keselamatan dan kesehatan pada lingkup kerja perusahaan.

  • Evaluasi Kinerja

    Memberikan evaluasi kinerja secara akurat kepada posisi yang memiliki wewenang terhadap kinerja karyawan agar mencapai terget perusahaan.

  • Pengelolaan SDM

    Pengelolaan sumber daya manusia secara sistem sehingga memiliki komitmen dan karakter bekerja pada perusahaan.

  • Manfaat Inapsys TalentSuite

Modul

Modul-modul Inapsys TalentSuite yang sudah terbangun dan saling terintegrasi satu dengan yang lainnya dapat dilihat pada gambar berikut:

Siklus Proses Inapsys TalentSuite

 

Membentuk suatu kerangka kerja yang disusun menggunakan sistem untuk proses perubahan yang dapat menimbulkan dampak positif kepada seluruh stakeholder dan lingkungan. Juga dapat meningkatkan ketangkasan bisnis melalui perencanaan pengembangan pada masing-masing divisi. Dampak dari banyaknya pengembangan pada masing-masing kelompok kerja maka dapat dengan cepat terjalinnya kerjasama yang baik antara pemimpin dengan karyawan. Rencana pengembangan yang ditargetkan dapat membantu dan memastikan agar selalu menghasilkan penerus yang mampu dan mendorong mobilitas perusahaan.

Pada ruang lingkup suatu usaha secara otomatis akan terbentuk karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja dimana pada proses berjalannya suatu usaha tersebut akan terdapat berbagai masalah internal dan eksternal. Maka disinilah peranan penting suatu sistem human resource yang diciptakan untuk menangani kondisi tersebut sehingga dapat menunjang aktifitas suatu badan usaha. Terdapat tanggung jawab penuh dalam mengelola dan menggali kemampuan dari setiap tenaga kerja, serta mengembangkan potensi para tenaga kerja dengan membuat beberapa metode dan memberikan pelatihan-pelatihan lain dalam dunia kerja.

Merupakan pengelolaan dokumen perusahaan secara menyeluruh yang telah disesuaikan dengan tingkat kebutuhan jangka panjang. Pengelolaan data karyawan atau pekerja dengan sistem rekam digital sangat diperlukan dalam usaha anda, selain mengurangi biaya berlebih yang menjadi beban perusahaan sistem juga memberikan kemudahan dalam mengakses data informasi yang diperlukan.

Merupakan sistem yang dirancang otomatis untuk menangani penggajian atas balas jasa terhadap pekerja, dimana sistem payroll ini telah berbasis cloud sehingga proses pemberian hak para pekerja yang telah ditentukan skalabilitas dan fleksibilitasnya. Yang dilakukan berulang terjadi atau secara rutin dan terjadwal secara otomatis sehingga pengelolaannya tetap efektif dan efesien. Tentu terdapat beberapa acuan agar dapat dilakukan penyesuaian diantaranya melaporkan jam kerja yang terkoneksi langsung terhadap sistem sehingga menghasilkan jumlah upah yang harus diberikan pada pekerja yang telah disesuaikan antara standar upah dan jumlah jam kerja.

Kegagalan kerap terjadi karena seringnya pemborosan waktu dan kesempatan yang begitu singkat dalam bisnis, kebiasaan buruk dalam manajemen waktu seperti menunda-nunda pekerjaan dan kontrol diri. Pengaturan waktu dengan sistem sangat penting bagi kelancaran perusahaan anda, karena kemampuan dalam merencanakan, mengorganisasikan dan mengatur waktu yang berkonsen pada seluruh kegiatan atau keperluan secara efektif salah satu kunci keberhasilan tecapainya tujuan suatu usaha.

Memberi pembelajaran pada karyawan merupakan proses penting yang menentukan perubahan pengetahuan, sikap, keterampilan dan perilaku seseorang agar menjadi efektif dan efisien. Pengruh dari kegiatan tersebut dapat meningkatkan produktifitas, dan daya saing organisasi atau perusahaan dengan solusi pembelajaran secara sistematis. Anda dapat mengembangkan kemampuan memimpin dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan kepada karyawan.

Memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan kepada para pekerja merupakan hal terpenting bagi perusahaan dengan tujuan melindungi karyawan dari kecelakaan kerja akibat dari padatnya aktifitas produksi, dengan management sistem yang baik proses tersebut dapat dilaksanakan secara berkala dan tidak menjadikan sebagai beban perusahaan. sehingga terciptanya rasa nyaman oleh para tenaga kerja saat melaksanakan aktifitas dan menimbulkan kepercayaan pada perusahaan.

Tingkatkan kinerja tenaga kerja supaya mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan memberi karyawan pembinaan dan umpan balik yang terus menerus yang mereka butuhkan dan evaluasi kinerja secara akurat. Sebagai atasan atau supervisor yang memastikan bahwa seluruh pekerjanya dapat menghasilkan pekerjaan yang sesuai dengan strategi perusahaan. Dengan Sistem Informasi Manajemen kinerja tersebut maka akan menghasilkan tenaga kerja yang tangkas, selaras dan berkinerja tinggi.

Merupakan pengelolaan terhadap sumber daya manusia yang telah terbentuk dalam sistem agar memiliki kompetensi, komitmen dan karakter bekerja pada perusahaan. Anda dapat metakkan kinerja karyawan di tempat strategi untuk memberi arahan, dan pengakuan kepada pekerja Anda agar mereka dapat melakukan yang terbaik. Gunakan proses manajemen kinerja yang baik dan akurat untuk mengevaluasi kinerja masa lalu dan meningkatkan kinerja masa depan karyawan.

Sub-sub evaluasi terhadap modul-modul dari Inapsys TalentSuite yang dapat dikembangkan yaitu :
  • Proses Penialaian Penerimaan Karyawan (Selection Evaluation).
  • Proses Penilaian Masa Uji (Probation Evaluation).
  • Proses Penilaian Karwayan (Employee Evaluation).
  • Proses Penilaian Jabatan (Position Evaluation).
  • Evaluasi-evaluasi terkait modul yang dikembangkan.

Wujudkan Solusi Terbaik untuk Bisnis Anda?

Diskusikan kebutuhan proyek Anda bersama tim profesional kami dan dapatkan solusi yang tepat, cepat, dan terpercaya.